dunia yang menakjubkan
Saturday, October 15th, 2005belakangan ini, pikiran gue terjajah oleh beberapa hal…salah satunya adalah tentang gimana membalas kelakuan orang-orang yang ngerencanain dan ngelakuin pemboman di bali. salah satu ide gue yg cukup masuk akal adalah ngemasukin dua biji petasan ke masing-masing anus para bombers dan para mentornya…yes, i want to explode them in their-own-black-fucking-asses!
tapi ngga lah…
gue pikir-pikir, dunia ini terlalu menakjubkan untuk gue rusak…biarlah banyak orang jahat dengan segala alasan dan justifikasinya…
hari ini gue ada waktu untuk mikir rada panjang dan menikmati makan malam yang enak. indomie dengan dua telor + jeruk anget + sebungkus pisang bakar coklat keju untuk sarapan besok sebelum olahraga. and i am a happy prick.
emang banyak orang jahat dan juga orang goblok (gue ga tau yang mana lebih berbahaya buat dunia ini) tapi gue tahu banyak juga orang baik dan juga orang bijak. di dunia kerja aja yang situasinya mirip lautan penuh ikan hiu haus darah, gue bisa ketemu orang-orang baik yang bikin gue happy hanya karena saling say hi di lift atau ngobrol kesana-sini tak menentu saat makan siang.
baca koran atau nonton tipi yang penuh cerita para bangsat, mulai dari koruptor, kapak merah, perampok di taksi..semua bikin perut mules…tapi gue jalan kaki setiap pulang kerja, selalu melewati deretan orang jualan rupa-rupa di sepanjang trotoar di daerah benhil. ada yang jual dompet, sepatu, kartu prabayar, tahu sumedang…ada yang lagi masuk got ngerjain proyek telkom, ada yg jadi tukang ojek. ada yang jualan koran, ada yang jualan buah dingin, mainan anak-anak. kadang-kadang gue mikir, apa mereka ngga putus asa kalo jualannya ngga laku…tapi mereka semua masih ada disana. mereka orang-orang baik yang milih untuk jual buah dingin daripada nodong orang. mereka orang-orang yang gue harus inget setiap kali gue kehilangan kepercayaan.
sebagai orang yang sekarang berada di titik terendah dalam memandang suatu institusi bernama agama (entah agama apapun itu…semuanya sama… ga bisa menahan negeri gue dari nafsu korupsi), toh gue masih menikmati kalo ada aa gym ngasi ceramah. gue masih terpesona dengan pikirannya romo mangun. gue masih akan mampir ke rumah bhagawan dwija kalo pulang ke bali. walopun gue bukanlah orang alim, tapi gue masih percaya.
dan gue tahu, ada saatnya gue akan dilambungkan diatas awan-awan biru….ada saatnya gue dijatuhkan ke lubang tergelap…dan gue ngga tau yang mana yang akan terjadi dalam hidup gue besok pagi atau 5 menit lagi.
yang gue tahu bahwa dunia ini sangat menakjubkan, ga ada alasan untuk takut atau marah.
and i am faithful to You.