Archive for February, 2006

do you realize?

Sunday, February 26th, 2006

that everyone you know
someday, will die
- flaming lips -

lirik lagunya flaming lips ini sering ngingetin gue untuk selalu inget akan sesuatu. bahwa setiap orang pasti akan mati. termasuk gue. bahwa waktu tidak bisa dibalik. bahwa kita ngga bisa take for granted bahwa besok matahari pasti bersinar; bahwa orang yang kita sayang, dua detik lagi masih ada sama kita; bahwa orang tua kita selalu ada untuk kita.

dalam buku einstein’s dreams, digambarin dengan sangat indah, bagaimana manusia saling mengasihi ketika semua orang tahu bahwa 24 jam kemudian dunia ini kiamat.

tapi contoh paling nyata bagi gue adalah mattie. anak yang tau bahwa umurnya tidak akan lama di dunia ini, mengisi sisa2 hidupnya untuk menunjukkan sayangnya kepada ibu dan teman-temannya. anak yang mengatakan kepada siapa aja "thanks for your prayer, it works…I feel better now" setiap kali orang menjenguknya setelah operasi…

sayang sekali gue sering lupa…kalo lagi suntuk dikerjaan, gue suka marah sama orang2 deket gue..lupa bahwa mungkin besok gue ga punya waktu lagi untuk menunjukkan betapa gue sayang ama mereka…
———–
nov 2000

hari minggu, gue dapet telp dr adik gue, kalo bokap gue masuk rumah sakit lagi…gue langsung minta cuti untuk pulang ke bali pada hari jumat di minggu itu

dua hari kemudian (hari selasa), gue dapet kabar kalo bokap udah keluar dr rumah sakit…malemnya gue nelpon bokap, en bokap nanyain kapan gue sampe bali, en gue bilang paling ngga hari minggu tgl 3 des. bokap gue bilang, pas hari minggu itu beliau akan masakin bebek betutu…

hari rebo, adik gw ngasi kabar kalo bokap dibawa ke rumah sakit lagi karena kakinya mengalami pembengkakan, salah satu gejala gagal ginjal. gue berdoa semoga pas gue datang bokap udah sembuh…en hari minggu, keluarga besar bakal ngumpul en makan2 seperti biasa

hari kemis dinihari tgl 30 nov, gue siap2 ke airport..rencananya gue mau dijakarta sehari sebelum ke bali, en jumat gw pasti bakal udah dibali kumpul bareng keluarga besar..udah kebayang seperti biasa bokap bakal masakin kita semua.

beberapa saat sebelum mobil jemputan dateng, kakak gue nelpon "na…duduk dulu ya…harap tenang….bapak tadi pagi jam 5 wita sudah meninggal….."

gue speechless dan cuma bisa nangis.

akhirnya keluarga besar gue emang ngumpul semua…malah sampai kerabat jauh juga dateng…tapi dalam situasi yang berbeda sama sekali.

gue ikhlas…hanya satu pelajaran besar buat gue, kadang-kadang kita take for granted bahwa apa yang kita punya, semua yang ada sama kita sekarang, akan terus ada.padahal hidup ini rapuh banget. mudah-mudahan gue selalu inget "pelajaran" terakhir dari bokap gue ini.

generalisasi yang berbahaya

Sunday, February 26th, 2006

dua minggu yang lalu, di milis angkatan gue ada diskusi tentang mutu alumni ITB belakangan ini. ada yg mengutip komentar dari seseorang yang mengatakan bahwa alumni ITB setelah taun 2002 "loyalitas kurang, terlalu oportunis, keras kepala, tapi kemampuannya rata2 aja"…. sebenarnya yang mengganggu gue adalah bahwa orang yang mengatakan ini melakukan generalisasi kepada seluruh lulusan ITB belakangan ini hanya karena pernah ngerekrut alumni yang kayak gitu…gue selalu ngga setuju dengan generalisasi..terlalu berbahaya karena bisa salah menilai orang, man!

bukannya karena gue juga alumni ganesha 10 makanya gue ngomong kayak diatas. pada sisi yang berbeda, gue juga termasuk yang ga setuju kalo ada orang mengatakan bahwa alumni ITB pasti "pinter, mandiri, punya can-do attitude, tahan banting" dll…bagi gue memberikan suatu cap kepada kelompok besar manusia pasti kemungkinan salahnya banyak banget…kecuali ada yang melakukan riset dengan standar baku selama 20 tahun terus menerus…mungkin gue akan setuju dengan hasilnya kalopun itu berupa semacam generalisasi….tapi kalo cuma ngeliat segelintir orang, terus bikin kesimpulan….wah..wah….

dalam realita bermasyarakat, terlalu banyak masalah yg sebenarnya ngga perlu tapi beneran terjadi hanya gara-gara "cap" atau generalisasi…temen gue yang orang jawa, dilarang nikah karena cewe-nya sunda…kata nyokapnya, orang sunda itu "semuanya gini, gitu, gini, gitu"…bagi banyak orang timur tengah, semua orang AS adalah setan…bagi banyak orang AS, pemeluk suatu agama adalah teroris….gue pernah disemprot orang disuatu milis, karena bagi dia semua orang bali adalah penyembah patung atau minimal melihara jin….ada juga temen gue setiap kali ngeliat wni keturunanyg tajir, bawaannya mau ngamuk aja karena dia pikir semua orang itu dapet duit dari negeboongin warga pribumi….

walopun sebenarnya dengan gampang kita mencari kesalahan dari setiap cap atau generalisasi, tapi banyak juga dari kita (termasuk gue sendiri) yang sering terjebak dengan pola pikir ini…makanya generalisasi is very very dangerousss…don’t try this at home, at office ato dimana aja

ps. nasihat ini terutama buat gue sendiri….mudah2an selalu inget